Selasa, 24 Maret 2020

perkuliahan online : pertemuan 1

KONSEP STRUKTUR DATA & ARRAY

👉STRUKTUR DATA

Struktur Data adalah suatu koleksi atau kelompok data yang dapat dikarakteristikan oleh organisasi serta operasi yang didefinisikan terhadapnya.
Pemakaian Struktur Data yang tepat didalam proses pemrograman, akan menghasilkan Algoritma yang lebih jelas dan tepat sehingga menjadikan program secara keseluruhan lebih sederhana.

👉KONSEP DASAR TIPE DATA

Pada garis besarnya, Data dapat dikategorikan menjadi  
A. Type Data Sederhana / Data Sederhana 
Terdiri dari:
 1. Data Sederhana Tunggal 
    ↪Misalnya : Integer,Real/Float,Boolean dan Character
 2. Data Sederhana Majemuk
    ↪Misalnya : String

B. Struktur Data 
Terdiri dari :
1. Struktur Data Sederhana
   ↪ Misalnya Array dan Record
2. Struktur Data Majemuk 
   Terdiri dari: 
a. Linier
   ↪Misalnya : Stack, Queue dan LinearLinked List.
b. NonLinier 
   ↪Misalnya : Pohon (Tree), Pohon Biner (Binary Tree),
      Pohon Cari Biner (Binary SearchTree), General Tree serta Graph.

👉DEFINISI ARRAY

Array /Larik adalah Struktur Data Sederhana yang dapat didefinisikan sebagai pemesanan alokasi memory sementara pada komputer.

Array dapat didefinisikan sebagai suatu himpunan hingga  elemen yang terurut dan homogen

Terurut: Dapat diartikan bahwa elemen tersebut dapat diidentifikasi sebagai elemen pertama, elemen kedua dan seterusnya sampai elemen ke-n.

Homogen: Adalah bahwa setiap elemen dari  sebuah Array tertentu haruslah mempunyai type data yang sama.

Sebuah Array dapat mempunyai elemen yang seluruhnya berupa integer atau character atau String bahkan dapat pula terjadi suatu 
Array mempunyai elemen berupa Array

Karakteristik Array: 

⧫   Mempunyai batasan dari pemesanan alokasimemory (Bersifat Statis) 
⧫   Mempunyai Type Data Sama (Bersifat Homogen)
⧫   Dapat Diakses Secara Acak

 ➢3 Hal yang harus diketahui dalam mendeklarasikan array : 
1 Type data array 
ï¼’ Nama variabel array 
3 Subskrip / index array

➣Jenis Array(yang akan dipelajari) : 
a.Array Dimensi Satu (One Dimensional Array) 
b. Array Dimensi Dua (Two Dimensional Array) 
c. Array Dimensi Tiga(Three Dimensional Array)

☝Array Dimensi Satu (One Dimensional Array)

➤Array Dimensi Satu 
Dapat disebut juga dengan istilah vektor yang menggambarkan data dalam suatu urutan
Rumus untuk menentukan jumlah elemen dalam Array:
               n 
               Ï€(Elemen Array)
               i=1

*Ï€= Perkalian dari elemen sebelumnya (untuk array dimensi dua & tiga)

Pemetaan(Maaping)
Array Dimensi Satu ke Storage 

Rumus :  @A[i] = B  + (i–1)* L
keterangan: 
       @A[i]  : Posisi Array yg dicari 
            B   : Posisi awal index di memory komputer 
              : Subkrip atau indeks arrayyg dicari 
            L    : Ukuran / Besar memory suatu type data


Konversi Bilangan

͐➪ Decimal adalah bilangan berbasis sepuluh
    yang terdiri dari 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9 
➪ Hexadecimal adalah bilangan berbasis enam belas 
    yang terdiri dari 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, dan F

✌Array Dimensi Dua(TwoDimensionalArray)

➤Array Dimensi Dua
Sering digunakan dalam menterjemahkan matriks pada pemrograman. 
Menentukan jumlah elemen dalam Array dimensi dua:
 n
 Ï€(Elemen array)
 i=1
Ï€= Perkalian dari elemen sebelumnya (untuk array dimensi dua & tiga)


Pemetaan (Maaping)
Array Dimensi Dua ke Storage

Terbagi Dua cara pandang (representasi) yang berbeda:
1.          Secara Kolom Per Kolom (Coloumn Major Order/CMO)

        @M[i][j] = M[0][0] + {(j -1) * K + (i -1)} * L

 2.        Secara Baris Per Baris (Row Major Order/ RMO)

             @M[i][j] = M[0][0] + {(i -1) * N + (j -1)} * L

Keterangan:
@M[i][j]= Posisi Array yg dicari
M[0][0] = Posisi alamat awal index array
i           = Baris
j           = kolom
L          = Ukuran memory type data
K          = Banyaknya elemen per kolom
N         = Banyaknya elemen per baris


Tidak ada komentar:

Posting Komentar