KONSEP STRUKTUR DATA & ARRAY
👉STRUKTUR DATA
Struktur Data adalah suatu
koleksi atau kelompok data yang dapat dikarakteristikan oleh organisasi serta
operasi yang didefinisikan terhadapnya.
Pemakaian Struktur Data yang
tepat didalam proses pemrograman, akan menghasilkan Algoritma yang lebih jelas
dan tepat sehingga menjadikan program secara keseluruhan lebih sederhana.
👉KONSEP DASAR TIPE DATA
Pada garis besarnya, Data dapat
dikategorikan menjadi
A. Type Data Sederhana / Data Sederhana
Terdiri dari:
Terdiri dari:
1. Data Sederhana Tunggal
↪Misalnya : Integer,Real/Float,Boolean dan Character
↪Misalnya : Integer,Real/Float,Boolean dan Character
2. Data Sederhana Majemuk
↪Misalnya : String
B. Struktur Data
Terdiri dari :
↪Misalnya : String
B. Struktur Data
Terdiri dari :
1. Struktur Data Sederhana
↪ Misalnya Array dan Record
↪ Misalnya Array dan Record
2. Struktur Data Majemuk
Terdiri dari:
Terdiri dari:
a. Linier
↪Misalnya : Stack, Queue dan LinearLinked List.
↪Misalnya : Stack, Queue dan LinearLinked List.
b. NonLinier
↪Misalnya : Pohon (Tree), Pohon Biner (Binary Tree),
Pohon Cari Biner (Binary SearchTree), General Tree serta Graph.
↪Misalnya : Pohon (Tree), Pohon Biner (Binary Tree),
Pohon Cari Biner (Binary SearchTree), General Tree serta Graph.
👉DEFINISI ARRAY
Array /Larik adalah Struktur Data
Sederhana yang dapat didefinisikan sebagai pemesanan alokasi memory sementara
pada komputer.
➸Array dapat didefinisikan
sebagai suatu himpunan hingga elemen yang
terurut dan homogen
➸Terurut: Dapat diartikan bahwa
elemen tersebut dapat diidentifikasi sebagai elemen pertama, elemen kedua dan
seterusnya sampai elemen ke-n.
➸Homogen: Adalah bahwa setiap
elemen dari sebuah Array tertentu
haruslah mempunyai type data yang sama.
Sebuah Array dapat mempunyai
elemen yang seluruhnya berupa integer atau character atau String bahkan dapat
pula terjadi suatu
Array mempunyai elemen berupa Array
Karakteristik Array:
⧫ Mempunyai
batasan dari pemesanan alokasimemory (Bersifat Statis)
⧫ Mempunyai Type Data
Sama (Bersifat Homogen)
⧫ Dapat Diakses Secara Acak
⧫ Dapat Diakses Secara Acak
➢3 Hal yang harus diketahui dalam
mendeklarasikan array :
1 Type data array
ï¼’ Nama variabel array
3 Subskrip /
index array
➣Jenis Array(yang akan
dipelajari) :
a.Array Dimensi Satu (One Dimensional Array)
b. Array
Dimensi Dua (Two Dimensional Array)
c. Array Dimensi Tiga(Three Dimensional Array)
☝Array Dimensi Satu (One Dimensional Array)
➤Array Dimensi Satu
Dapat disebut juga dengan istilah vektor yang
menggambarkan data dalam suatu urutan
Rumus untuk menentukan jumlah
elemen dalam Array:
n
Ï€(Elemen Array)
i=1
*Ï€= Perkalian dari elemen sebelumnya (untuk array dimensi dua & tiga)
*Ï€= Perkalian dari elemen sebelumnya (untuk array dimensi dua & tiga)
Pemetaan(Maaping)
Array Dimensi Satu ke Storage
Rumus : @A[i] = B
+ (i–1)* L
keterangan:
@A[i] : Posisi Array yg dicari
B : Posisi awal index
di memory komputer
i : Subkrip atau
indeks arrayyg dicari
L : Ukuran / Besar memory suatu type data
Konversi Bilangan
͐➪ Decimal adalah bilangan
berbasis sepuluh
yang terdiri dari 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9
➪ Hexadecimal adalah bilangan berbasis enam belas
yang terdiri dari 0, 1, 2, 3,
4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, dan F
✌Array Dimensi Dua(TwoDimensionalArray)
➤Array Dimensi Dua
Sering digunakan dalam
menterjemahkan matriks pada pemrograman.
Menentukan jumlah elemen dalam
Array dimensi dua:
n
Ï€(Elemen array)
i=1
Ï€= Perkalian dari elemen
sebelumnya (untuk array dimensi dua & tiga)
Pemetaan (Maaping)
Array Dimensi Dua ke Storage
Terbagi Dua cara pandang
(representasi) yang berbeda:
1.
Secara Kolom Per Kolom
(Coloumn Major Order/CMO)
@M[i][j]
= M[0][0] + {(j -1) * K + (i -1)} * L
2. Secara Baris Per Baris (Row Major Order/
RMO)
@M[i][j] = M[0][0] + {(i -1) * N + (j -1)} * L
Keterangan:
@M[i][j]= Posisi
Array yg dicari
M[0][0] = Posisi alamat awal index array
i = Baris
j = kolom
L = Ukuran memory type
data
K = Banyaknya elemen per kolom
N = Banyaknya elemen per baris